Alasan Memilih Obligasi dari Pada Investasi Lain

Alasan memilih obligasi daripada investasi lain – Istilah obligasi terdengar asing bagi Anda karena obligasi memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan investasi lainnya. Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh instansi pemerintah atau perusahaan dengan jangka waktu tertentu. Banyak orang sering menyebut ikatan ini sebagai pengakuan bersalah.

Banyak yang tertarik menjalankan obligasi karena memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan investasi lainnya. Debitur berarti dalam pemenuhannya bahwa ia telah mengakui utang kepada pembeli obligasi pada waktu yang disepakati.

Obligasi merupakan sarana investasi pilihan bagi investor di pasar modal yang diperdagangkan. Obligasi berbeda dengan saham, dimana surat utang jangka pendek ini diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah dengan nilai nominal yang telah ditentukan. Meskipun terdapat jatuh tempo di dalamnya, bukan berarti obligasi tersebut dapat dikendalikan hingga jatuh tempo, melainkan dapat diperdagangkan di pasar sekunder.

Apa yang membuat obligasi dan saham berbeda adalah risiko yang mereka ambil. Obligasi kurang berisiko dibandingkan dengan saham karena seringkali ada risiko besar yang terlibat dalam berinvestasi di saham. Namun keunggulan keduanya tidak perlu diragukan lagi. Selama Anda melakukannya dengan baik, Anda bisa mendapatkan keuntungan besar dari melakukan investasi yang satu ini.

Mengapa memilih investasi obligasi?

Setiap orang tentu memiliki alasan tersendiri mengapa banyak yang tertarik untuk berinvestasi di obligasi. Ini biasanya tercermin dalam keuntungan yang ditawarkan investasi obligasi. Sehingga banyak orang yang tertarik dengan investasi ini.

Berikut adalah beberapa alasan yang membuat banyak orang memilih investasi obligasi daripada yang lain!

Risiko minimal

Siapa pun yang ingin berinvestasi pasti akan melihat risiko yang terlibat. Jika risikonya besar, akan sulit bagi Anda untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat. Anda juga akan kehilangan banyak jika Anda gagal mengenali risiko yang terkait dengan satu investasi itu secara efektif.

✅Baca Juga:  Peluang Usaha Makanan Yang Dapat Dikerjakan Di Rumah

Minimnya risiko ini menjadi salah satu alasan banyak orang tertarik untuk berinvestasi di obligasi. Berbeda dengan investasi ekuitas, yang tentunya memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan obligasi. Anda bisa mencobanya sendiri jika masih penasaran dengan investasi obligasi versus saham.

Kemenangan Besar

Selain risiko yang lebih rendah, keuntungan yang bisa Anda dapatkan cukup besar jika Anda mampu mengoperasikannya secara efektif. Umumnya kupon yang ditawarkan oleh penerbit obligasi lebih besar nilainya daripada deposito. Hal ini tentunya akan sangat menguntungkan bagi para investor yang menjalankannya.

Seperti deposito, mereka menawarkan tingkat bunga 5,5% per tahun. Untuk kupon untuk satu seri obligasi yaitu obligasi pemerintah ritel seri 017, kupon ini lebih tinggi atau bisa mencapai 6,4%. Besarnya kupon memiliki perbedaan untuk setiap obligasi.

Selain itu, keuntungan lain juga dapat diperoleh dari besarnya pajak penghasilan atas kupon 15% atau kurang dibandingkan dengan bunga deposito. Oleh karena itu, banyak orang yang tertarik untuk melakukan investasi yang satu ini.

Diversifikasi portofolio

Banyaknya masyarakat yang lebih memilih berinvestasi di obligasi juga karena diversifikasi portofolio. Dimana obligasi akan menjadi salah satu pilihan instrumen bagi investor yang mengoptimalkan keuntungan dan mengelola risiko yang minimal saat dieksekusi.

Dengan menginvestasikan uang di beberapa kendaraan investasi ini, risikonya minimal. Investor tidak akan mengalami kerugian yang besar jika kendaraan investasi mengalami kerugian. Ada cadangan lain yang berpotensi untuk diuntungkan dari investasi yang satu ini. Oleh karena itu, sangat penting bagi investor untuk menempatkan dananya di lebih dari satu instrumen.

✅Baca Juga:  9 Tips Investasi Properti untuk Pemula 2021

Hal ini membuat banyak orang lebih tertarik untuk berinvestasi di obligasi daripada yang lain. Penempatan dana obligasi ini merupakan strategi diversifikasi yang efektif yang dapat digunakan di Indonesia maupun di luar negeri. Jadi Anda akan mendapatkan keuntungan besar dari investasi ini.

Mudah untuk dilakukan

Alasan lain banyak orang mempedulikan investasi yang satu ini adalah karena mudah untuk dilakukan. Di mana investasi obligasi mudah dilakukan oleh semua orang, bahkan investor tidak perlu meninggalkan rumah mereka untuk mengoperasikannya. Anda dapat membeli obligasi secara online melalui digibank menggunakan aplikasi DBS.

Hampir setiap orang kini telah dilengkapi dengan smartphone yang tentunya menjadi keuntungan besar bagi siapa saja yang menggunakannya. Anda dapat mengubah smartphone menjadi investasi pinjaman yang menguntungkan. Ini adalah bagaimana Anda mendapatkan keuntungan dari investasi yang satu ini.

Jalur online tentunya akan memberikan kemudahan bagi Anda karena dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Investor dapat berinvestasi melalui digibank dalam waktu 24 jam dan 7 hari seminggu tanpa harus datang langsung ke digibank. Dimana aplikasi ini merupakan aplikasi yang direkomendasikan bagi siapa saja yang ingin berinvestasi.

Modal minimal

Modal kecil juga menjadi salah satu alasan banyak orang yang tertarik dengan investasi yang satu ini. Dimana Anda tidak perlu merogoh kocek banyak, Anda bisa berinvestasi dengan nilai nominal Rp. 1 juta. Semakin besar modal yang dikeluarkan, semakin besar pula potensi keuntungan yang bisa Anda peroleh.

✅Baca Juga:  Tips ReksaDana untuk Pemula

Modal yang minim menjadi salah satu keunggulan yang membuat banyak orang tertarik dengan investasi yang satu ini. Jika Anda tertarik, Anda bisa melakukan investasi yang satu ini.

Contoh dan jenis obligasi

Berbicara tentang investasi obligasi, ada beberapa contoh dan jenis obligasi yang diterbitkan dan diperdagangkan di pasar modal. Beberapa jenis dan contohnya adalah sebagai berikut:

  • Obligasi korporasi yang merupakan obligasi swasta nasional antara lain BUMN dan BUMD.
  • Obligasi atau surat berharga negara yang diterbitkan oleh pemerintah sesuai dengan ketentuan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2002.
  • Sukuk Perusahaan adalah instrumen pendapatan tetap yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah sesuai dengan ketentuan Bapepan dan LK Np.IX.A.13 tentang Efek Syariah.
  • SBSN (Surat Utang Syariah Negara), yaitu surat berharga negara berdasarkan syariat Islam berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara.
  • EBA (Sekuritas Beragun Aset), di sisi lain, adalah instrumen utang yang diterbitkan dengan aset dasar sebagai dasar penerbitannya.

Berbagai jenis instrumen obligasi dapat diperdagangkan di BEI (Bursa Efek Indonesia). Dimana obligasi pemerintah memiliki keamanan yang lebih terjamin karena negara memungut pajak dan juga mencetak keuangan.

Demikian beberapa informasi yang dapat kami berikan mengenai alasan mengapa banyak orang tertarik untuk berinvestasi di obligasi. Bagi Anda yang tertarik menjalankannya, investasi yang satu ini bisa menjadi pilihan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.