Begini Keuntungan Berinvestasi di Saham Syariah

KABARMEDANKU.com – Berinvestasi di saham syariah memang menawarkan keuntungan yang menggiurkan, namun ada juga yang berpendapat bahwa berinvestasi di saham sebenarnya bertentangan dengan prinsip agama, terutama bagi umat Islam.

Sebagai alternatif untuk mengatasi hal tersebut, produk-produk investasi saham syariah telah diluncurkan dan didaftarkan di pasar modal.

Mereka yang lebih menyukai produk investasi syariah tidak perlu khawatir dengan perdagangan saham syariah ini. Pasalnya, saham syariah didesain sesuai prinsip syariah.

Pilihan saham syariah juga beragam, jadi jangan ragu untuk berinvestasi saham. Berinvestasi di saham syariah juga bisa menggerakkan perekonomian.

Apa Keuntungan Berinvestasi di Saham Syariah?

Tentunya, memilih produk investasi harus diimbangi dengan keuntungan yang ditawarkan. Dengan begitu Anda akan mendapatkan keuntungan yang maksimal. Berikut beberapa keuntungan berinvestasi di saham syariah yang sesuai dengan prinsip syariah:

Laba melalui capital gain atau pembagian dividen

Mereka yang memilih untuk berinvestasi di saham syariah ini dapat menikmati keuntungan yang sama seperti investor saham lainnya melalui dividen atau capital gain.

Dalam arti, ketika sebuah saham tumbuh dan mencapai harga targetnya, Anda bisa menjualnya untuk mendapatkan keuntungan (capital gain). Kemudian, jika saham yang Anda miliki setiap tahun berbagi keuntungan dengan investor, Anda akan menerima dividen setiap tahun.

Ada saham-saham unggulan dengan risiko penurunan harga yang paling kecil

✅Baca Juga:  Investasi Reksadana Syariah Adalah? Inilah Penjelasannya

Selain saham syariah yang likuid, ada juga saham blue chip (saham berkapitalisasi besar) yang masuk dalam kategori saham syariah. Saham-saham unggulan ini juga bisa lebih aman jika dijadikan sebagai pilihan investasi saham karena meminimalkan risiko penurunan harga yang terlalu dalam.

Berinvestasi sesuai ajaran agama

Saham halal yang tercatat di pasar modal dijamin oleh Majelis Ulama India (MUI). Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin memulai investasi saham syariah tidak perlu ragu lagi.

Miliki stok likuid dan masukkan indeks LQ45

Khusus untuk saham syariah, kami menemukan ada beberapa saham LQ45 yang tergolong saham syariah. Artinya saham tersebut aktif dan dapat diperdagangkan. Dengan begitu Anda bisa membeli dan menjual dengan mudah tanpa menunggu lama.

Bagaimana cara berinvestasi saham syariah yang benar?

Nah, setelah Anda memahami kelebihan saham syariah dan investasi saham syariah di atas, kini saatnya mengetahui cara berinvestasi saham syariah yang tepat. Berikut ulasannya:

1. Perdalam pengetahuan Anda tentang saham

Investasi saham harus terus diteliti untuk memastikan beroperasi secara optimal. Perkuat pengetahuan Anda dengan membaca banyak buku tentang investasi saham, seperti Intelligent Investor and Security Analysis karya Benjamin Graham.

Jangan ragu untuk bergabung dengan Sekolah Pasar Modal yang diselenggarakan oleh BEI untuk memberi Anda informasi terbaru tentang keuangan dan investasi saham.

✅Baca Juga:  Pelajari 5 Jenis Investasi Online dengan Modal Kecil

2. Membeli saham melalui analisa dasar dan teknikal

Saham dilihat berdasarkan fundamental dan dapat dilihat di menu ringkasan pendapatan perusahaan yang terdaftar di beranda BEI. Lihat apakah saham syariah ini memiliki kapitalisasi pasar yang besar.

Tujuannya agar saham-saham tersebut tidak mudah jatuh harganya. Contoh saham syariah yang baik. Kemudian anda melakukan analisa teknikal saham dengan melihat pergerakan harga pada chart. Grafik tersedia di RTI atau Investment.com.

3. Tentang Daftar Saham Syariah dengan Indeks Saham Syariah

BEI juga menyediakan informasi indeks saham syariah sehingga Anda dapat melihat saham syariah mana yang Anda miliki. Beberapa indeks saham syariah dari BEI antara lain:

  • ISSI (Indeks Saham Syariah)
  • Jakarta Islamic Index (JII)
  • Jakarta Islamic Index 70 (Indeks JII70)

4. Memiliki rekening efek yang dapat dibuka pada perusahaan efek

Anda ingin berinvestasi di saham syariah? Pertama, pastikan Anda memiliki akun saham. Beberapa perusahaan seperti Mandiri Securities, BCA Securities, BNI Sekuritas, MNC Securities, IndoPrimer, Valbury dan Samuel Sekuritas Indonesia mewajibkan Anda untuk membuat Rekening Saham Syariah.

BEI juga menawarkan Client Fund Accounts (RDN), Single Investor Identification (SID) dan Sub-Security Accounts (SRE). Ini juga dapat digunakan untuk berinvestasi di reksa dana, ETF, dan obligasi.

✅Baca Juga:  Pengertian dan Contoh Investasi P2P Lending

Rekomendasi Membeli Saham Syariah

Sebagai bonus bagi mereka yang ingin mulai berinvestasi di saham syariah, ada saham syariah yang dinilai dan direkomendasikan untuk dibeli berdasarkan pergerakan harga selama 5 tahun terakhir.

  • Unilever Indonesia (UNVR), sahamnya cukup mahal dan dihargai Rp. 45.000 (per 10 Juli 2019). Harga tersebut mencerminkan minat yang besar pada saham ini. Pergerakan saham UNVR juga cenderung naik. Saham ini juga termasuk dalam kategori blue chip.
  • Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP), stok Rp. 10.125 per minggu (per 10 Juli 2019). Ada pendapatan dan keuntungan yang terus meningkat setiap tahunnya. Saham-saham ini juga termasuk saham-saham syariah premium.
  • Telekomunikasi Indonesia (TLKM), harga saham TLKM saat ini berada di Rp. KRW 4.290 per saham (per 10 Juli 2019). Keuntungan dan pendapatan terus meningkat. Saham TLKM juga merupakan blue chip.

Informasi tentang saham syariah. Semoga dapat menambah wawasan anda dan memberikan gambaran tentang saham syariah dan ribawi yang mendapatkan manfaatnya. Semoga bermanfaat.

Untuk Pembahasan Tentang Investasi Kamu Bisa Baca Lebih Lanjut disni: kabarmedanku.com

Dapatkan update harian dan update berita pilihan dari Medanku.com. Bergabunglah dengan grup Telegram “Medanku.com Berita Terupdate”. Klik link https://t.me/kabarmedanku untuk bergabung. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.