Cara Pilih Produk Reksadana Sesuai Risiko Investasi

KABARMEDANKU.com – Cara pilih produk reksadana sesuai risiko investasi. Ini adalah investasi yang mudah dan berisiko rendah. Inilah mengapa reksadana menjadi pilihan investasi banyak orang.

Bahkan mereka yang tidak terbiasa dengan masalah investasi dapat membeli produk investasi ini secara langsung.

Bagi yang belum paham apa itu reksadana, sebaiknya baca artikel yang menjelaskan definisi reksadana.

Jika Anda berencana untuk membeli reksadana nantinya, Anda akan dihadapkan pada beberapa jenis produk reksadana seperti reksadana pasar uang, saham, pendapatan tetap, campuran, dan lainnya.

Nah, Anda tidak boleh sembarangan dalam memilih reksadana jenis ini. Karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

3 Produk Reksadana Sesuai Risiko Investasi

Selain itu, karena tingkat pengembalian dan risiko berbeda dalam hal ukuran, penyesuaian diperlukan sesuai dengan periode investasi.

✅Baca Juga:  Pahami Syariah Online Trading System (SOTS)?

Mereka yang ingin membeli produk reksadana harus mengetahui terlebih dahulu risikonya.

1. Resiko tinggi

Umumnya masyarakat yang memilih produk reksadana ini sudah memiliki pemahaman tentang produk investasi reksadana ini. Dan produk yang bisa dipilih adalah reksadana saham.

Reksadana jenis ekuitas adalah produk reksadana dengan risiko tinggi, tetapi juga pengembalian investasi atau return yang tinggi.

Namun, dana ekuitas tidak cocok untuk digunakan untuk jangka waktu kurang dari lima tahun. Produk ini cocok untuk tujuan investasi jangka panjang 5 sampai 10 tahun atau lebih.

Sehingga Anda bisa merasakan hasil yang didapat nantinya.

Meskipun berisiko tinggi, namun dalam praktiknya risiko penggunaan jangka panjang (misalnya 10 tahun atau lebih) tidak besar. lebih banyak keuntungan.

✅Baca Juga:  Pahami Aspek Penting Mengatur Strategi Sebelum Investasi

Banyak orang percaya bahwa ketika berinvestasi di reksadana saham, mereka merugi karena tidak memilih periode waktu yang tepat. Jadi sebenarnya produk ini sangat bagus untuk penggunaan jangka panjang.

2. Resiko rendah 

Jika Anda ingin membeli produk reksadana berisiko rendah, ada produk reksadana yang bisa Anda gunakan baik reksadana pasar uang maupun reksadana SBN ritel.

Memilih produk reksadana ini tidak mengurangi nilai investasi Anda. Intinya return atau pengembalian investasi ini tidak boleh tinggi.

Untuk pemula, Anda bisa mencoba produk reksadana ini.

Produk reksadana ini juga ditujukan untuk jangka pendek hingga satu tahun. Namun untuk SBN retail bisa digunakan dalam jangka menengah.

Risiko sedang

Produk reksadana risiko menengah atau menengah meliputi reksadana campuran dan reksadana pendapatan tetap.

✅Baca Juga:  Berikut 5 Cara Mudah Mengenali ciri-ciri Emas Palsu

Produk reksadana ini berisiko. Itu hanya sedikit nilainya. Tapi pengembalian yang dihasilkan cukup lumayan.

Dan sangat cocok untuk investasi jangka menengah antara 1-5 tahun. Jadi, jika Anda ingin berinvestasi dalam waktu 5 tahun dan mendapatkan return yang lumayan, Anda bisa memilih produk reksadana.

Berikut adalah beberapa tips untuk memilih produk investasi reksadana sesuai risiko investasi Anda. Dan Anda juga bisa mengecek jenisnya yang bisa disesuaikan dengan tujuan jangka waktu investasi. Semoga bermanfaat!

Untuk Pembahasan Tentang Investasi Kamu Bisa Baca Lebih Lanjut disni: kabarmedanku.com

Dapatkan update harian dan update berita pilihan dari Medanku.com. Bergabunglah dengan grup Telegram “Medanku.com Berita Terupdate”. Klik link https://t.me/kabarmedanku untuk bergabung. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.