Eksfoliasi Wajah: Manfaat, Jenis dan Cara Yang Tepat untuk Melakukannya

KABARMEDANKU.com – Eksfoliasi Wajah: Manfaat, Jenis dan Cara Yang Tepat untuk Melakukannya. Eksfoliasi wajah merupakan salah satu langkah perawatan kulit yang Anda lakukan untuk mendapatkan wajah yang bersih, cerah, dan mulus.

Ada banyak produk pengelupasan wajah yang berbeda yang bisa Anda coba, namun langkah perawatan ini tidak boleh dilakukan sembarangan untuk menghindari risiko pengelupasan kulit yang berlebihan atau terlalu sering melakukan pengelupasan.

Jadi, sebelum Anda melanjutkan cara eksfoliasi wajah, simak informasi lengkapnya di artikel berikut ini.

Apa saja manfaat eksfoliasi wajah?

Pengelupasan wajah adalah proses pengangkatan atau pengangkatan sel kulit mati dari permukaan atas kulit.
Pada dasarnya, kulit terkelupas secara alami, meregenerasi sel-sel baru setiap 28 hari.

Namun, terkadang sel kulit mati tidak terkelupas sepenuhnya. Hasilnya adalah kulit kering, bersisik dan pori-pori tersumbat.
Nah, inilah pentingnya pengelupasan kulit wajah agar sel-sel kulit yang lama tergantikan dengan yang baru.

Menurut American Academy of Dermatology, manfaat eksfoliasi wajah dapat membuat kulit tampak lebih cerah, meningkatkan elastisitas kulit, dan mencegah pori-pori tersumbat, yang seringkali menjadi penyebab jerawat.

Selain itu, keuntungan dari eksfoliasi adalah dapat memaksimalkan aksi bahan aktif produk perawatan kulit yang Anda gunakan setiap hari sehingga meresap ke dalam kulit dengan baik.

Jika dilakukan secara rutin, manfaat eksfoliasi wajah dapat meningkatkan produksi kolagen. Dengan demikian, kulit menjadi cerah dan halus, serta garis-garis halus dan kulit kendur dapat diminimalisir.

Bagaimana cara eksfoliasi wajah?

Ada dua cara utama untuk pengelupasan kulit wajah: pengelupasan fisik dan pengelupasan kimia. Apa perbedaan antara keduanya?

1. Pengelupasan fisik

Pengelupasan fisik adalah metode yang dilakukan dengan cara menggores atau menggosok kulit dengan tangan. Pengelupasan fisik biasanya dilakukan dengan menggunakan scrub.

Ada banyak produk scrub berbeda yang bisa Anda dapatkan dengan mudah di rumah atau dibuat secara alami. Misalnya, eksfoliasi wajah dengan bahan alami seperti scrub alami garam dan gula atau bahan alami lainnya.

Selain menggosok, Anda juga bisa menggunakan batu apung, spons atau sikat khusus. Jika pengelupasan wajah jenis ini tidak dilakukan dengan benar, masalah iritasi kulit bisa terjadi.

Pengelupasan fisik pada kulit yang rentan jerawat atau sensitif dapat menyebabkan kulit menjadi meradang dan merah. Jadi, sesuaikan produk eksfoliasi Anda dengan kondisi kulit Anda. Tidak disarankan untuk menggunakan beberapa produk pengelupasan sekaligus.

Selain itu, hindari penggunaan lulur pada wajah karena butiran lulur cenderung lebih besar dan lebih keras. Karena itu, ada risiko kerusakan pada jaringan wajah yang halus.

✅Baca Juga:  5 Cara Mencegah Kaki Luka dan Lecet Karena Sepatu

2. Pengelupasan kimia

Chemical exfoliation atau chemical facial exfoliation adalah metode pengelupasan kulit dengan menggunakan zat aktif yang ditujukan untuk pengelupasan kulit.

Bahan aktif yang biasa ditemukan dalam produk pengelupasan wajah adalah asam alfa hidroksi (AHA), asam beta hidroksi (BHA), retinoid, atau retinol.

Bahan-bahan yang berbeda ini melarutkan atau melonggarkan ikatan yang menahan sel-sel mati ke permukaan kulit, memungkinkan mereka untuk mengangkat atau mengikis.

Biasanya, zat aktif pengelupasan kimia hadir dalam kadar ringan seperti toner, serum, dan krim wajah. Untuk produk eksfoliasi yang mengandung bahan kimia kuat, Anda perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kulit.

Dengan begitu, dokter Anda akan merekomendasikan produk perawatan kulit untuk pengelupasan wajah Anda tergantung pada kondisi kulit Anda.

Sama seperti pengelupasan kulit fisik, pengelupasan kimia dapat mengiritasi kulit Anda jika tidak dilakukan dengan benar.

Bagaimana cara eksfoliasi wajah yang benar?

Pengelupasan kulit Anda sebenarnya dapat membuat kulit Anda tampak lebih lembut, lebih kenyal, dan lebih cerah. Namun, ada beberapa cara untuk berhati-hati saat melakukannya.

Berikut cara eksfoliasi wajah yang tepat:

1. Kenali dulu jenis kulitmu

Salah satu cara paling penting untuk melakukan eksfoliasi adalah dengan terlebih dahulu menentukan jenis kulit Anda. Mengetahui jenis kulit Anda dapat membantu Anda memutuskan produk pengelupasan mana yang tepat untuk Anda.

2. Pilih jenis pengelupasan wajah yang tepat

Cara selanjutnya untuk mendapatkan pengelupasan wajah yang tepat adalah dengan memilih jenis dan produk pengelupasan berdasarkan jenis wajah Anda. Menurut para ahli, baik pengelupasan fisik dan kimia aman untuk kulit normal.

Di sisi lain, pengelupasan kulit berminyak harus dilakukan secara fisik karena menggosok kulit dapat memberikan efek yang maksimal.

Tidak seperti kulit berminyak, pengelupasan fisik tidak dianjurkan untuk kulit kering atau sensitif, karena dapat mengeringkan kulit dan menyebabkan iritasi.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menemukan produk pengelupasan wajah yang bekerja sangat baik untuk kulit Anda.

3. Eksfoliasi wajah

Urutan pengelupasan wajah yang benar adalah membersihkan wajah terlebih dahulu. Kemudian basuh wajah Anda dengan air hangat atau suam-suam kuku.

Kemudian oleskan produk exfoliant atau scrub dan pijat dengan lembut dengan gerakan memutar selama 30 detik. Hindari pengelupasan kulit jika Anda memiliki luka terbuka atau terbakar sinar matahari.

✅Baca Juga:  Bahaya Bulu Mata Keriting Yang Harus diwaspadai

4. Oleskan pelembab

Langkah selanjutnya dalam pengelupasan wajah Anda adalah menerapkan pelembab. Hal ini karena eksfoliasi dapat membuat kulit menjadi kering.

Karena itu, Anda harus menggunakan pelembab bebas minyak untuk mencegah pengeringan berlebihan setelah pengelupasan.

Bagaimana cara memilih produk eksfoliasi yang tepat untuk jenis kulit Anda?

Ada berbagai produk pengelupasan wajah untuk dipilih, tergantung pada jenis kulit Anda. Dengan begitu, Anda tidak perlu lagi khawatir mana yang cocok untuk kulit Anda.

1. Kulit normal

Orang dengan kulit normal beruntung. Hal ini dikarenakan kulit wajah seperti ini bebas dari masalah kulit dan bisa dikatakan kulit yang sehat dan bersih.

Selain itu, kulit normal umumnya tidak sensitif, tidak terlalu kering, tidak terlalu berminyak, pori-pori wajah hampir tidak terlihat, dan membuat kulit tampak lebih cerah. Anda dapat mencoba produk pengelupasan wajah yang cocok untuk kulit Anda.

2. Kulit berminyak

Kulit wajah berminyak biasanya disebabkan oleh produksi sebum berlebih di kelenjar minyak. Akibatnya, kulit berminyak bisa muncul di area T-zone (dahi, hidung, dagu).

Bagi yang memiliki jenis kulit seperti ini, pilihlah produk exfoliating untuk kulit berminyak yang memiliki efek chemical exfoliation yang kuat, atau gunakan produk scrub wajah menggunakan kuas.

Anda juga bisa menggunakan eksfoliator wajah instan yang dijual bebas atau eksfoliator wajah dengan bahan-bahan alami yang bisa Anda buat sendiri di rumah.

3. kulit kering

Kulit wajah yang kering biasanya memiliki kadar air tertentu. Jenis kulit wajah ini ditandai dengan pori-pori yang terlihat dan garis-garis kulit wajah.

Selain itu, kulit kering cenderung kasar, bersisik, merah, dan gatal. Anda membutuhkan produk pengelupasan wajah yang mengandung AHA seperti asam glikolat.  Tujuannya adalah untuk mengangkat sel kulit mati dan mendorong regenerasi kulit baru.

Gunakan pelembab dan tabir surya setelah eksfoliasi, terutama di pagi hari. Pasalnya, asam glikolat dapat membuat kulit Anda lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari.

4. Kulit kombinasi

Kulit kombinasi ditandai dengan kombinasi jenis kulit kering pada area pipi. Sementara itu, area wajah lainnya, terutama area T wajah, berminyak.

Nah, Anda bisa melakukan scrub wajah dengan memfokuskan pada bagian tertentu dari wajah Anda. Misalnya, saat ini Anda menggunakan scrub wajah yang mengandung chemical exfoliant untuk area wajah yang berminyak.

✅Baca Juga:  7 Cara Cepat dan Tidak Repot Untuk Mengeringkan Rambut Anda

Keesokan harinya, gunakan scrub wajah rendah AHA pada area wajah yang kering. Jika kulit Anda kering setelah pengelupasan, segera oleskan pelembab wajah.

5. Kulit berjerawat

Jika Anda memiliki kulit berjerawat, pilihlah exfoliant untuk kulit berjerawat yang mengandung bahan asam salisilat, asam glikolat, dan retinoid.

Namun, pengelupasan wajah tidak dianjurkan jika Anda memiliki jerawat yang meradang. Pasalnya, kulit menjadi lebih teriritasi dan dapat memperburuk kondisi jerawat itu sendiri.

6. Kulit sensitif

Kulit wajah sensitif adalah jenis kulit yang ditandai dengan kemerahan, gatal, kering, dan terbakar. Sebagai solusinya, Anda bisa menggunakan produk scrub wajah yang mengandung BHA.

Hindari pengelupasan kimia karena dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan kemerahan. Namun, sebelum mengaplikasikan scrub wajah, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter kulit untuk menemukan produk eksfoliasi yang tepat.

Dalam beberapa kasus, kulit sensitif merupakan tanda kondisi medis tertentu, seperti rosacea atau eksim. Seberapa sering saya harus mengelupas kulit wajah saya?

Pada dasarnya, jenis dan kondisi kulit setiap orang akan menentukan seberapa sering Anda perlu melakukan eksfoliasi. Pengelupasan untuk kulit berminyak bisa dilakukan lebih sering, misalnya 2-3 kali seminggu.

Sedangkan orang dengan kulit wajah yang berbeda bisa melakukan eksfoliasi 1-2 kali dalam seminggu. Cara eksfoliasi wajah yang benar sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering atau berlebihan, karena bisa jadi tidak efektif.

Pengelupasan kulit yang berlebihan alih-alih membuang sel kulit mati justru dapat menyebabkan kulit kering, yaitu peradangan yang menyebabkan ruam merah pada kulit.

Anda bisa melakukan scrub wajah di pagi atau sore hari. Jika kulit Anda terlihat kusam di pagi hari, lakukan eksfoliasi di pagi hari.

Di sisi lain, pengelupasan di malam hari dapat membantu menghilangkan sisa riasan atau kotoran yang menumpuk di kulit Anda setelah beraktivitas.

Pengelupasan kulit wajah Anda adalah rutinitas perawatan kulit harian. Meski begitu, sebaiknya disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan jenis kulit setiap orang.

Anda harus memilih jenis pengelupasan yang tepat untuk kulit Anda. Selain itu juga dapat mengelupas kulit wajah secara berlebihan agar tidak menimbulkan masalah kulit lainnya seperti kemerahan, iritasi, bahkan jerawat.

Dapatkan update harian dan update berita pilihan dari Medanku.com. Bergabunglah dengan grup Telegram “Medanku.com Berita Terupdate”. Klik link https://t.me/kabarmedanku untuk bergabung. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.