Inilah Perbedaan Antara Obligasi dan Sukuk?

KABARMEDANKU.com – Pernahkah Anda mendengar Sukuk? Menurut laporan Bareksa.com yang membahas perbedaan antara obligasi dan sukuk, sukuk juga disebut obligasi syariah.

Sukuk adalah surat berharga yang diterbitkan yang mewakili kepemilikan investor atas suatu aset yang menjadi dasar penerbitan sukuk itu sendiri (aset yang mendasari) tanpa melupakan prinsip syariah.

Obligasi Sukukna Syariah memiliki proses dan aplikasi yang lengkap berdasarkan hukum Islam (Syariah). Sukuk ini hanya diperbolehkan jika tidak melanggar prinsip syariah. Sukuk harus digunakan untuk produk halal.

Pengertian Sukuk berdasarkan bagian dan nomor Komite Syariah Nasional. 32/DSN-MUI/IX/2002, sukuk iyala obligasi syariah berjangka panjang yang sudah bernilai berdasarkan prinsip syariah diterbitkan oleh penerbit kepada pemegang obligasi syariah.

Penerbit harus membayar kembali dana tersebut pada saat jatuh tempo. Jadi, apa perbedaan antara obligasi Islam (Sukuk) dan obligasi tradisional?

Perbedaan Antara Obligasi dan Sukuk

Sebelum membahas perbedaan obligasi dan sukuk, terlebih dahulu kita harus mengenali sifat obligasi syariah (sukuk) yang berbeda dengan obligasi tradisional sebagai berikut:

  • Di Sukuk, ada fokus yang lebih besar pada pendapatan obligasi syariah berdasarkan tingkat persentase yang disepakati oleh investor dan penerbit.
  • Sebuah sukuk memiliki mekanisme yang diawasi oleh wali amanat atau Dewan Pengawas Syariah (MUI) dari penerbitan obligasi hingga akhir periode penerbitan sukuk.
  • Industri yang dikuasai penerbit harus menghindari unsur haram syariah dengan dana yang diperoleh perusahaan penerbit sukuk.
✅Baca Juga:  4 Jenis Manfaat Investasi yang Cocok untuk Anak Muda

Di sisi lain, obligasi konvensional adalah obligasi yang biasanya mengungkapkan hutang dari penerbit kepada investor, dan penerbitan obligasi konvensional membutuhkan aset yang mendasarinya.

Penerbitan obligasi ini juga tidak menggunakan prinsip syariah, sehingga tidak ada batasan syariah terkait penggunaan dana hasil penerbitan obligasi.

Untuk informasi lebih lanjut, lihat obligasi Islam dan perbedaan lain dari obligasi tradisional.

  • Berbeda dengan kegiatan usaha penerbit surat berharga, proses penerbitan sukuk dapat juga menerbitkan emiten non syariah, namun harus sesuai dengan prinsip syariah. Tidak ada batasan syariah pada obligasi yang ada.
  • Sukuk, yang berbeda dalam sifat barangnya, hanyalah sertifikat yang membuktikan kepemilikan aset, sedangkan obligasi adalah sarana untuk menulis ulang.
  • Berbagai jatuh tempo, sukuk dari pendek ke panjang, obligasi dengan jangka menengah hingga panjang.
    Tidak seperti aset dasar, sukuk membutuhkan aset dasar, tetapi bukan obligasi.
  • Pihak terkait lainnya, sukuk, mencakup banyak pihak seperti investor, SPV dan debitur, sedangkan obligasi mencakup emiten dan investor.
  • Basis investor yang beragam berdasarkan sukuk berbasis syariah dan tradisional berdasarkan obligasi berbasis bebas
  • Berbeda dengan penggunaan dana, penggunaan dana sukuk juga harus sesuai syariah, dan obligasi menggunakan dana biasa.
  • Perbedaan pada pasar sekunder adalah pada sukuk penjualan kepada kepemilikan suatu aset yang menjadi dasar penerbitannya, sedangkan yang mengenai obligasi mencerminkan penjualan surat utang.
  • Biaya manajemen lainnya, Sukuk memiliki biaya manajemen yang sama dengan obligasi tradisional, tetapi dengan biaya tambahan untuk upah dewan syariah. Obligasi Bebas Biaya Dewan Syariah
  • Dalam pungutan OJK, Sukuk memungut 0,05% dari nilai emisi atau paling banyak Rp. 150 juta. Sedangkan obligasi diperoleh kembali sampai dengan Rp dari 0,05% dari jumlah yang diterbitkan. 750 juta
  • Tidak seperti dokumentasi, Sukuk memerlukan dokumentasi tambahan yang menjelaskan transaksi keuangan Syariah. Obligasi tentu saja relatif lebih ringkas.
✅Baca Juga:  Begini Persyaratan Waralaba Alfamart (Alfamart Franchise)

Sekarang setelah Anda mengetahui perbedaan antara sukuk dan obligasi serta prinsip dasar sukuk itu sendiri, Anda dapat mulai menjadikan sukuk sebagai alat investasi saham syariah terbaik.

Mengetahui perbedaan sukuk dan obligasi tentu akan membuat Anda lebih bijak dalam memilih investasi yang tepat untuk Anda.

Untuk Pembahasan Tentang Investasi Kamu Bisa Baca Lebih Lanjut disni: kabarmedanku.com

✅Baca Juga:  Beginilah Investasi Versi Orang Desa

Dapatkan update harian dan update berita pilihan dari Medanku.com. Bergabunglah dengan grup Telegram “Medanku.com Berita Terupdate”. Klik link https://t.me/kabarmedanku untuk bergabung. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.