Pahami 3 Pemicu Oli Power Steering Bocor dan Cara Mengatasinya

KABARMEDANKU.com – Pemicu oli power steering bocor dan cara mengatasinya. Sistem power steering dibikin untuk mengurangi beban penyetiran, jadi karena ada sistem power steering ini berbelokan kemudi jadi lebih enteng.

Ada dua tipe sistem power steering, type hidrolik dan type elektrik. Oli power steering adalah fluida untuk sistem power steering bertype hidrolik.

Jadi jika mobil memakai EPS (electronic power steering) maka karena itu jika ada ceceran oli dilantai itu tidak dari oli power steering karena EPS tidak memakai oli power steering.

Peranan oli power steering tidak Hanya sebagai pelumas, oli ini lebih cenderung ke peranan fluida hidrolik.

Perawatan oli power steering penting untuk dilakukan agar bisa Oli Power Steering tidak Bocor. Bila didiamkan saja tanpa perawatan, karena itu oli pada komponen itu dapat bocor dan beresiko untuk kendaraan.

Supaya diatasi dengan baik, sebaiknya jika Anda kenali penyebab oli power steering bocor dan cara mengatasinya. Berikut penjelasan lengkapnya.

Pemicu Oli Power Steering Bocor dan Cara Mengatasinya

1. Selang yang Retak atau Pecah

Selang power steering akan alami permasalahan bila kebanyakan terima panas mesin. Bahkan juga permasalahan pada komponen itu bisa juga dipacu karena umur penggunaan yang lumayan lama.

✅Baca Juga:  5 Daftar Harga Mobil Mercedes Benz 2021

Ini mengakibatkan rusaknya selang power steering dengan retakan kecil atau pecah. Tidaklah aneh membuat oli terus menetes.

Pertanda dari kebocoran ini tidak selamanya kelihatan karena berbentuk tetes dalam jumlah yang relatif sedikit. Tetapi, hal itu penting diingat selanjutnya supaya menghindar kerusakan lebih kronis.

Anda dapat mengenali permasalahan ini dengan menyaksikan tetes kecil yang diketemukan di lantai garasi. Oleh karenanya, penting lakukan perawatan secara periodik supaya mengawasinya.

2. Perlindungan Steering Rak Bocor

Pemicu oli power steering bocor seterusnya karena seal di bagian steering rak alami kebocoran. Seal yang ada berperanan sebagai pelindungan untuk meredam kebocoran minyak rem pada power steering mobil.

Bila saja komponen itu alami rengat, maka mengakibatkan kebocoran dan permasalahan pada power steering. Untuk permasalahan kebocoran pada steering rak kemungkinan tidak begitu kelihatan secara jelas.

Tetapi saat dipakai, karena itu kebocoran dalam jumlah besar bisa jadi terjadi di masa datang.

Ini karena ada minyak rem bertekanan tinggi dalam komponen itu. Karena itu memerlukan perlakuan khusus supaya tidak mencelakakan keselamatan penumpang mobil.

Anda disarankan untuk memeriksa lebih dulu dengan hidupkan mesin. Selanjutnya, belokkan kemudi ke kiri dan ke kanan. Jika ada kebocoran saat kemudi mobil dibelokkan, karena itu mengisyaratkan jika seal rak power alami permasalahan. Apabila sudah ketahui pemicu oli power steering bocor, jalan keluar yang terbaik yakni menukar komponen itu.

✅Baca Juga:  4 Tips Untuk Perawatan Baterai Mobil Listrik

3. Klem Selang yang Lepas atau Kendor

Permasalahan yang hendak ditemui selanjutnya yakni bila klem selang lepas atau kendor. Umumnya, komponen itu terpasang dengan klem skrup atau klem pegas sebagai penguatnya.

Jika sudah dikonsumsi umur, bisa jadi klem selang alami kebocoran. Ini dapat muncul karena lakukan pembaruan dan lain-lain.

Cara yang dapat Anda aplikasikan bila mendapati tetes oli power di lantai, karena itu selekasnya memeriksa keadaan power steering dengan selekasnya.

Anda harus memeriksa pemicu oli power steering bocor saat sebelum lakukan pengatasan yang akurat. Bila dirasakan memiliki masalah, sebaiknya Anda perlu menukarnya sama yang baru pada tempat servis paling dipercaya.

Janganlah lupa pilih klem selang sesuai tipe dan model mobil Anda supaya lebih pas. Tentukan yang cara penempatannya gampang bila ingin menanganinya sendiri.

Berapa biaya perbaikan power steering?

Penggantian seal untuk servis atau perbaikan memakan waktu 3 jam dengan biaya Rp 150.000 – 450.000. Namun jika terjadi kerusakan pada alat sistem seperti gardan power steering, biayanya bisa mencapai 2 juta rupiah.

✅Baca Juga:  Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Membersihkan Mesin Mobil

Apa konsekuensi dari kebocoran oli power steering?

Seperti dijelaskan di atas, risiko yang dapat terjadi ketika oli power steering bocor dijelaskan sebelum pengiriman. Selang power steering retak atau putus. Klem selang power steering longgar. Klem selang pada power steering juga terlepas dari dudukannya.

Kapan harus mengganti oli power steering?

“Untuk oli power steering ganti sendiri, idealnya setiap 6 bulan atau 40.000 km,” kata Andi Saputra, mekanik di Milala Power Steering. “Ini untuk menjaga oli power steering dalam kondisi baik.”

Berapa harga oli power steering?

Daftar Harga Oli Power Steering Oktober 2021

  • Oli Power Steering Prestone Oli Power Steering Rp 90.000
  • Mobil 1 Multi-Purpose and Multi-Vehicle ATF Transmission Matic and Power Steering Oli Mobil Lubricant Rp 125.000
  • Lucas Oil Power Steering Stop Bocor Pelumas Mobil Rp 150.000
  • Oli Power Steering Double PF 20 Rp 50.000

Untuk Anda yang sempat mendapati tetes oli pada bagian mobil dan tidak stop mengalir, sebaiknya memerhatikan keadaan itu.

Ini dapat terjadi karena faktor-faktor, misalkan kebocoran pada seal steering rak, klem selang yang kendor atau lepas, s/d permasalahan selang yang rengat atau pecah. Karena itu, selekasnya check keadaan mobil dan tangani dengan yang akurat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.