Penyebab dan Solusi Mudah Mengunci Rem Setelah Mengganti Kampas Rem

KABARMEDANKU.com – Penyebab dan solusi mudah mengunci rem setelah mengganti kampas rem. Semudah itukah mengunci rem sepeda motor setelah mengganti kampas rem? Ini dia penyebab dan solusinya.

Beberapa pengemudi mungkin mengalami penguncian rem setelah mengganti bantalan rem baru.

Menurut Iwan Nurhadi di Bengkel Iwan Motor Jl. Di Pegangsaan Dua Raya, Jakarta Utara, hal ini biasa terjadi pada pengguna yang mengganti kampas remnya dengan merek yang tidak asli.

✅Baca Juga:  Begini Cara Cepat Menjual Mobil Bekas, Dijamin Works!

“Karena di pasaran banyak beredar kampas rem murah atau aftermarket yang belum memiliki kampas rem original,” kata Iwan.

“Dari segi bentuk, kampas rem aftermarket harus mengikuti kampas rem asli. Hanya saja motor jenis apa yang berbeda,” jelasnya.

“Namun, meski bentuknya sama, ketebalan kanvas biasanya berbeda, sehingga sering menjadi masalah saat memasang kampas rem aftermarket.”

✅Baca Juga:  3 Tujuan Tune Up Mobil Yang Harus Dilakukan Secara Rutin

Meski begitu, menurut Iwan, kebanyakan kampas rem aftermarket ini memiliki dimensi lebih tebal dari standar bawaan motor.

“Saat dipasang, mereka sering terlalu dekat dengan disk, terutama jika disk baru dan cukup tebal,” tambahnya.

“Makanya rem terasa terkunci saat diinjak. Rem saya copot karena kanvas masih bergesekan, tapi kecepatan motor juga sepertinya terhambat,” kata Iwan.

✅Baca Juga:  7 Tips Mengatasi Cat Mobil Retak Agar Mulus Kembali

Menurutnya, cara ini bisa disiasati dengan menggerus beberapa bagian kampas rem yang terlalu tebal.

“Tidak perlu terlalu banyak. Biasanya yang dipoles hanya bagian pinggirnya saja dan dilakukan di kedua sisi kampas rem,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Lee Wan menyimpulkan, “Sebaiknya gunakan kampas rem sebentar lalu periksa kembali. Selain beradaptasi dengan kanvas, jika masalah seperti itu muncul, bisa segera ditangani.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.