Pahami Apa Saja Surat Jual Beli Mobil Agar Transaksi Lancar dan Aman

KABARMEDANKU.com – Pahami apa saja surat jual beli mobil agar transaksi lancar dan aman. Apakah Anda berencana untuk menjual mobil Anda? Jangan abaikan kelengkapan jual beli mobil. Banyak orang kesal karena harga jual kembali mobil sering turun.

Sebagai tanggapan, pemilik kendaraan harus melengkapi semua elemen yang diperlukan.

Dealer mobil harus memastikan bahwa tidak ada masalah dengan legalitas kendaraan. Dalam kasus pajak kendaraan mati, harga jual sebenarnya turun juga. Di sisi lain, keberhasilan menampilkan semua riwayat perawatan dan servis kendaraan dapat memberi Anda nilai tambah.

Memeriksa kelengkapan dokumen Anda adalah langkah pertama yang pasti bagi calon pembeli. Lantas, apa saja sebenarnya surat jual beli mobil yang perlu Anda siapkan? Berikut adalah deskripsi lengkapnya.

Kelengkapan sertifikat kendaraan mempengaruhi harga jual

Menjual mobil seperti mobil berarti membicarakan banyak uang. Pemilik kendaraan perlu memahami bahwa calon pembeli menginginkan pilihan terbaik. Sepenuhnya memvalidasi dokumentasi kendaraan untuk menghindari devaluasi kendaraan.

Surat jual beli kendaraan seperti BPKB dan STNK harus ada sebagai faktor kunci penyelesaian. Kendaraan tanpa kedua dokumen tersebut bisa dilihat memiliki harga jual yang sangat rendah.

Ada juga dokumen yang perlu Anda siapkan saat menjual mobil. Yaitu, faktur pembelian unit, manual dan panduan servis.

✅Baca Juga:  5 Tips Mengatasi Oli Rembes Tanpa Harus Bongkar Mesin

1. Faktur

Bahkan jika kendaraan yang Anda jual bukanlah barang baru dari dealer. Adanya invoice sangat mempengaruhi kelengkapan surat jual beli mobil.

Faktur adalah bukti pembelian pertama antara pemilik dan dealer. Surat itu berisi informasi seperti nomor mesin, nomor rangka, dll. Untuk meyakinkan calon pembeli tentang keabsahan kendaraan.

2. Kwitansi kosong KTP Pemilik dan Fotokopinya

Kwitansi kosong juga menjadi faktor penting dalam kelengkapan akta jual beli kendaraan Anda. Kegunaan struk ini adalah untuk mengganti nama kendaraan.

Penjual berkewajiban untuk memberikannya kepada pembeli jika mobil tersebut dijual kembali kepada pihak lain di kemudian hari.

Memiliki dua kwitansi kosong dan fotokopi KTP pemilik mobil. Lembar pertama adalah kuitansi kosong yang ditandatangani oleh pemilik BPKB. Lembar kedua adalah kwitansi dengan materai dan tanda tangan dari orang yang sama.

Fungsi copy KTP selain untuk memudahkan identifikasi data dan tanda tangan. Namun, juga membantu dalam proses perubahan nama dari pemilik sebelumnya menjadi pemilik baru.

Sejak tahun 2019, pemilik kendaraan baru sudah bisa mengupdate data kepemilikan tanpa harus membawa KTP pemilik sebelumnya.

✅Baca Juga:  9 Tips Samarkan Cat Mobil Belang Dengan Mudah dan Cepat

Pemilik baru hanya membawa STNK asli dan copy, BPKB asli dan copy, serta stempel pembelian kendaraan dinas. Oleh karena itu, semua dokumen ini penting dalam surat jual beli mobil.

3. BPKB (Buku Pemilik Mobil)

BPKB adalah dokumen yang membuktikan bahwa Anda adalah pemilik sah kendaraan tersebut. Pembeli mencocokkan informasi penjualan dan surat pembelian BPKB mobil dengan kendaraan terkait. Representasi buku judul dibedakan berdasarkan tahun terbitnya.

Dalam dokumen BPKB yang diterbitkan setelah tahun 2008, berwarna biru dan memiliki 22 halaman. Nomor BPKB tertera di pojok kanan atas. Tidak ada nomor KTP di halaman Data Pemilik Kendaraan, ada kode karakter di akhir nomor BPKB.

Sedangkan BPKB baru setelah tahun 2009 berwarna coklat kehijauan sebanyak 20 halaman. Nomor BPKB ada di sisi kanan dokumen yang dicetak secara vertikal. Data pemilik mobil semakin jelas karena halaman data sudah mencantumkan nomor KTP pemilik.

Keaslian BPKB lama dapat dipastikan pada hologram dan ruang holografik citra Tri Brata Polri. Hologram hanya terlihat jika dilihat dalam sinar ultraviolet.

4. STNK (Surat Keterangan Nomor Kendaraan) dan Faktur Pajak

Dimana BPKB adalah bukti hak milik, STNK adalah bukti legalitas kendaraan. Mengacu pada Peraturan Polisi (Perkap) Nomor 5 Republik Indonesia Tahun 2012 tentang STNK, STNK merupakan dokumen yang wajib diperbaharui setiap tahun.

✅Baca Juga:  Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Membersihkan Mesin Mobil

Sedangkan surat kendaraan dinas dikeluarkan selama lima tahun pertama. Baru setelah itu perpanjangan dan pengesahan mutasi diwajibkan menurut Pasal 37(3) Peraturan Republik Indonesia No. 5 Tahun 2012.

Status STNK sama pentingnya dengan BPKB dalam kelengkapan surat jual beli mobil. Calon pembeli juga mencocokkan data yang tertera dengan nomor mesin dan rangka mobil yang sama. Yang terbaik adalah menghindari menjual kendaraan dalam istilah pajak mati.

Bagian lembar pajak menunjukkan tanggal jatuh tempo penjualan mobil. Umumnya, jika Anda hilang atau dekat dengan pajak yang jatuh tempo pada tanggal jatuh tempo.

Negosiasi untuk membeli atau menjual mobil bisa jadi tidak memuaskan. Karena pembeli cenderung menuntut harga kendaraan yang lebih rendah.

Untuk Pembahasan Tentang Otomotif Kamu Bisa Baca Lebih Lanjut disni: kabarmedanku.com

Dapatkan update harian dan update berita pilihan dari Medanku.com. Bergabunglah dengan grup Telegram “Medanku.com Berita Terupdate”. Klik link https://t.me/kabarmedanku untuk bergabung. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button