Tetap Waspada dengan Investasi Penipuan

KABARMEDANKU.com – Apakah Anda tertarik untuk berinvestasi, tetapi harus waspada dengan investasi penipuan Jadi, jenis investasi apa yang ingin Anda gunakan?

Tentu saja, sebelum menentukan pilihan, kami menyarankan Anda untuk membiasakan diri dengan deskripsi setiap jenis investasi dan tidak melupakan risikonya.

Lebih berhati-hati dan jangan terburu-buru, apalagi jika Anda pernah ditawari investasi oleh orang lain. Secara umum, tawaran investasi yang diajukan memberikan pengembalian yang cepat dan dapat diulang berkali-kali. Nah, dalam hal ini Anda harus berhati-hati. Bisa jadi salah investasi.

Investasi penipuan ini memiliki beberapa rencana pola pengembangan modal. Jika Anda belum tahu, baca ini.

1. Skema Piramida

Skema investasi curang selanjutnya adalah skema piramida. Rencana ini muncul setelah melihat adanya Skema Ponzi. Bedanya, skema piramida investasi curang ini adalah investor lama yang ditugaskan menjadi investor baru. Jadi menjadi investor bukanlah manajer.

✅Baca Juga:  Berikut 5 Cara Mudah Mengenali ciri-ciri Emas Palsu

Investor lama yang berhasil menemukan investor baru untuk pembagian keuntungan menerima persentase komisi dari dana investor baru. Hal ini tetap berlaku meskipun investor baru mencari investor baru lagi, dan investor lama tetap menerima komisi.

Ada banyak model investasi penipuan seperti ini saat ini. Dan uniknya sudah menggunakan embel-embel penjualan produk. Namun dalam praktiknya, produk tersebut tidak dijalankan pada bagian yang tepat dari bisnis dan justru memperluas jaringan investor untuk mendapatkan dana baru.

1. Skema Ponzi

Penipuan Ponzi ini biasa disebut sebagai money game di kalangan masyarakat umum. Dan ini jelas termasuk penipuan investasi. Model investasi curang ini awalnya diperkenalkan oleh seseorang dari Italia yang dikenal sebagai Carlo Pietro Giovanni Guglielmo Tebaldo Ponzi atau Charles Ponzi.

✅Baca Juga:  Alasan Hebat untuk Berinvestasi Dalam Bitcoin!

Investasi bodong ini juga memperkenalkan penipuan investasi ini pada tahun 1920. Pada saat itu, dia menjanjikan investor pengembalian 50% dalam 45 hari dan 100% dalam 90 hari. Jelas, dengan umpan ini, banyak orang pada saat itu tertarik untuk menuangkan uang mereka ke dalam investasi palsu ini.

Model investasi palsu Ponzi menggunakan dana investor yang bergabung kemudian dengan cara ini untuk memberikan keuntungan yang dijanjikan.

Oleh karena itu, dana para investor yang disetorkan nantinya akan digunakan untuk membayar keuntungan para investor yang bergabung pada tahap awal.

Dengan model seperti ini, jelas investasi Anda akan macet di tengah jalan dan akhirnya kolaps. Hal ini karena tidak akan ada lagi peredaran uang karena uang tidak akan jatuh ke tangan investor atau terburu-buru menjadi bisnis atau bentuk bisnis yang nyata.

✅Baca Juga:  Cara Investasi Saham, Saat Harga Saham Menurun

Dan biasanya, saat terjadi kemacetan seperti itu, manajer investasi kabur membawa dana investasi.

Money game seperti ini perlu dihentikan keberadaannya di masyarakat. Karena investasi ini sudah terbukti menipu banyak orang dan merugikan masyarakat.

Untuk melakukan ini, jangan hanya percaya pada orang yang menarik pengembalian cepat, tetapi pilih jenis investasi yang diakui oleh Badan Pengawas Keuangan (OJK).

Untuk Pembahasan Tentang Investasi Kamu Bisa Baca Lebih Lanjut disni: kabarmedanku.com

Dapatkan update harian dan update berita pilihan dari Medanku.com. Bergabunglah dengan grup Telegram “Medanku.com Berita Terupdate”. Klik link https://t.me/kabarmedanku untuk bergabung. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.